Kolaborasi Dengan PKWU
pada Jumat, 07 Juli 2017
Tulisan model kolaborasi ini diperuntukkan untuk pembelajaran peserta didik kelas X jurusan IPA. Kolaborasi pembelajaran yang dimaksud adalah kolaborasi pembelajaran yang dilakukan antara guru biologi dengan guru PKWU.
Ketika guru biologi mengajak kolaborasi mengajar dengan guru PKWU, terdapat kekhasan tersendiri. Ada hal yang menjadi dekat hubungan antara mapel biologi dan mapel PKWU yaitu ada keterkaitan bahan materi yang berlimpah ketika melangsungkan praktik mapel PKWU.
Berikut ini langkah-langkah yang perlu dilakukan guru biologi sebelum melakukan kolaborasi;
1. lakukan identifikasi KD pengetahuan dan keterampilan mapel PKWU !
2. lakukan identifikasi keterkaitan materi atau isyu materi antara KD biologi dan PKWU!
Berikut ini merupakan contoh hasil identifikasinya.
Memasukkan materi kebiologian dalam program kewirausahaan di sekolah. Adapun program kewirausahaan berbahan materi dan iyu materi kebiologian diataranya sebagai berikut;
1. Jamur (lihat KD biologi 3.7)
2. Tumbuhan (lihat KD biologi 3.8)
3. Keaneharagaman hayati (lihat KD biologi 3.2)
4. potensi wisata keanekaragaman hayati dan ekosistem di sekitar sekolah (lihat KD biologi 3.2) dan (lihat KD biologi 3.10)
Setelah melakukan dua langkah di atas, guru mapel biologi segera diskusi dengan guru mapel PKWU , tentunya dengan sepengetahuan pihak kurikulum sekolah.
Dengan adanya keterkaitan seperti yang tertera di atas, maka guru biologi hendaknya minta kepada guru PKWU, untuk mengaitkan materi dan isyu materi di atas, ketika guru PKWU melakukan proses pembelajaran. Jika hal tersebut dapat berlangsung, maka para siswa jurusan IPA yang memilih mapel biologi menjadi mapel unggulan, akan terbantukan.
Kendala yang kemungkinan muncul ketika kolaborasi materi dan isyu materi pada guru mapel biologi dan PKWU adalah guru PKWU harus memahami materi masalah keterampilan berusaha dengan menggunakan bahan-bahan yang tersedia disekitar lingkungan yang sifatnya ramah lingkungan.
Untuk itu, penting hadirnya pihak kurikulum sekolah dalam memfasilitasi hambatan dan kendala di atas. Selain itu, guru biologi yang bersangkutan hendaknya aktif dalam berkomunikasi dan menyiapkan/ menawarkan bahan-bahan materi yang berhubungan dengan materi dan isyu materi di atas.
Pembelajaran kolaboratif di atas tidak hanya sebatas materi dan isyu materi saja. Pembelajaran ini dapat diperdalam dengan kolaboasi pembelajaran dalam satu kelas. Hanya saja pihak sekolah harus telah siap memiliki instrument penilaian yang mapan.
Semoga ide tentang terobosan kolaborasi pembelajaran antara guru biologi dan PKWU ini memberi kabar baik untuk mengembangkan potensi kolaboratif antar para guru. Hal ini menjadi penting. Mengapa penting? Karena salah satu keterampilan siswa di masa yang akan datang adalah memiliki keterampilan kolaboratif. Terlebih mereka yang ingin bercita mulia menjadikan disiplin biologi untuk digunakan mengabdi dan berbakti kepada masyarakat.
Guru harus mempraktikkan dan memberi teladan terhadap keterampilan kolaboratif, sebelum menawarkan keterampilan kolaboratif terhadap pada siswanya.
Selamat mencoba!!!